PENAJAM PASER UTARA – Pondok Pesantren Nurul Hikmah Penajam Paser Utara kembali menggelar kegiatan rutin Forum Pengasuhan Santri pada Sabtu malam (Malam Ahad). Kegiatan yang diselenggarakan setiap dua pekan sekali ini diikuti secara khidmat oleh seluruh musyrif dan musyrifah sebagai garda terdepan dalam pembinaan karakter serta kehidupan santri di lingkungan pesantren.

Dipandu langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren, forum ini diawali dengan pembacaan dan pengajian kitab Ayyuhal Walad karya ulama besar Imam Al-Ghazali. Pembacaan kitab klasik ini menjadi ruh utama dalam penyegaran niat dan penguatan keilmuan para pengasuh sebelum menjalankan tugas pembinaan.

Pada pertemuan pekan ini, materi fokus meneladani salah satu nasihat penting Imam Al-Ghazali kepada muridnya, yaitu mengenai khulashah (inti) dari ilmu adalah ketaatan dan ibadah. Pengasuh menekankan bahwa ilmu yang didapat tidak akan membawa keberkahan dan kebaikan tanpa direalisasikan dalam bentuk ibadah yang nyata. Lebih lanjut, ditegaskan pula bahwa setiap bentuk ilmu dan ibadah yang dijalankan harus senantiasa sesuai dengan aturan syariat.

Setelah sesi pengajian kitab, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif. Para musyrif dan musyrifah saling berbagi pengalaman, mengevaluasi dinamika pengasuhan, serta menyampaikan temuan-temuan di lapangan selama dua pekan terakhir.

Diskusi ini menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan persepsi, mencari solusi bersama atas kendala yang dihadapi santri, serta merumuskan langkah perbaikan demi terciptanya iklim pesantren yang kondusif dan islami.

Melalui Forum Pengasuhan Santri ini, diharapkan para pengasuh Pondok Pesantren Nurul Hikmah senantiasa mendapatkan charge spiritual dan wawasan baru, sehingga mampu membimbing dan mengarahkan para santri dengan keikhlasan, keteladanan, serta berlandaskan syariat Islam yang lurus.

Pada forum ini juga didiskusikan tentang capaian-capaian dan rencana program serta tindak lanjut dari setiap program atau kebijakan-kebijakan.

"membangung komunikasi antara pimpinan/pengasuh dengan guru-guru/musyif-dan musyrifah itu juga sangat penting untuk dilakukan" ujar pengasuh pondok.

Beberapa tujuan utama dari dilaksanakannya Forum Pengasuhan Santri ini antara lain:

  • Penguatan Ruh Spiritual dan Keilmuan Pengasuh Melalui pengajian kitab Ayyuhal Walad karya Imam Al-Ghazali, forum ini bertujuan meletakkan landasan spiritual yang kokoh bagi para musyrif dan musyrifah. Pembacaan kitab ini menjadi sarana penyegaran niat agar para pengasuh tidak hanya menjalankan tugas secara administratif, melainkan memaknainya sebagai ibadah dan ketaatan yang sesuai dengan aturan syariat.

  • Penyelarasan Persepsi dan Visi Pengasuhan Sebagai pengawal kehidupan santri 24 jam, para pengasuh membutuhkan pemahaman dan langkah yang selaras. Forum ini bertujuan menyatukan visi seluruh musyrif dan musyrifah agar pola pengasuhan, pendisiplinan, serta pendekatan moral yang diterapkan di asrama berjalan secara konsisten dan berkesinambungan.

  • Wadah Evaluasi dan Pemecahan Masalah (Problem Solving) Melalui sesi diskusi interaktif mengenai temuan-temuan selama dua pekan di lingkungan pondok, forum ini bertujuan mendeteksi dini berbagai dinamika maupun kendala yang dihadapi santri. Dengan demikian, setiap permasalahan—baik akademik, perilaku, maupun kesejahteraan santri—dapat dievaluasi dan dicarikan solusi terbaik secara bersama-sama.

  • Peningkatan Keteladanan dan Kualitas Pembinaan Sebagaimana nasihat Imam Al-Ghazali tentang inti ilmu adalah ketaatan, forum ini bertujuan mendorong para pengasuh agar mampu menjadi uswatun hasanah (teladan yang baik) bagi para santri. Ilmu pengasuhan yang didapatkan hendaknya langsung tercermin dalam sikap, tutur kata, dan tindakan sehari-hari di lingkungan pesantren.

Dengan pencapaian tujuan-tujuan tersebut, Forum Pengasuhan Santri diharapkan mampu terus meningkatkan kualitas pembinaan di Pondok Pesantren Nurul Hikmah, sehingga melahirkan generasi santri yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman akhlak dan ketaatan kepada syariat.