PENAJAM PASER UTARA – Perjalanan hidup seseorang kerap membawa kisah yang menginspirasi. Hal itulah yang dibuktikan oleh Muhammad Syafa’ Ihsanudin Alfathiri. Pemuda kelahiran Girimukti, 14 September 2006, yang dulunya memimpin barisan sebagai komandan apel pada peringatan Hari Santri Nasional tahun 2024, kini resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda) di jajaran TNI Angkatan Darat.

Syafa, yang merupakan anak pertama dari pasangan Mashadi dan Anis Lutfiana, sejak kecil memang memendam cita-cita mulia untuk menjadi seorang prajurit TNI. Rasa disiplin, keteguhan hati, dan jiwa kepemimpinan yang ia tempuh selama menimba ilmu sebagai santri di Pondok Pesantren Nurul Hikmah Penajam menjadi fondasi kuat dalam meraih impiannya tersebut.

Kenangan saat memimpin Apel Hari Santri 2024 lalu menjadi salah satu momen bersejarah bagi Syafa. Ketegasannya dalam memberi aba-aba dan kewibawaannya di lapangan kala itu seolah menjadi gambaran awal dari jalan karier militer yang akan ditempuhnya.

Perjuangan pantang menyerah dan doa kedua orang tua dan ustadz-ustdznya akhirnya membuahkan hasil manis. Syafa dinyatakan lulus dalam Seleksi Calon Bintara Prajurit Karier (Secaba PK) TNI AD. Usai menyelesaikan pendidikan pembentukan prajurit dengan lancar dan penuh dedikasi, kini ia resmi dilantik dan mengemban amanah baru sebagai prajurit TNI AD berpangkat Serda.

Keberhasilan Muhammad Syafa’ Ihsanudin Alfathiri ini diharapkan dapat menjadi motivasi serta teladan bagi para santri dan generasi muda lainnya, bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih cita-cita tertinggi selagi disertai dengan kerja keras, kedisiplinan, dan doa.